Friday, 2 May 2014

Secret Admirer, Akhirnya Aku Menemukanmu



“Ketika kau merasakan Tuhan itu tidak adil, karena kau tak pernah mendapatkan kebahagiaan, lihatlah sekelilingmu, kau akan sadar betapa beruntungnya kamu daripada mereka. Yakinlah, Tuhan akan memberikan sekecil apapun itu kebahagiaan untukmu setelah kesedihan yang pernah kau alami”.
Seketika kata-kata ini mengingatkanku, betapa beruntungnya aku, betapa bahagianya aku hari ini. Hanya ucapan syukur yang tak henti-hentinya aku ucapkan. Rasanya baru kali ini kurasakan bahagia yang luar biasa, beda dari yang lain. Mungkin Tuhan hanya memberikan kebahagiaan yang luar biasa kepada sebagian orang yang tegar, dan kuat.

Wednesday, 2 April 2014

Karena Aku Telah Salah Memilihnya



Panas terik membakar kulitku, peluh keringatku semakin lama semakin membasahi tubuhku. Kuhiraukan rasa haus yang kurasa. Ku tengok gadget kesayanganku, kulihat satu demi satu pesan yang masuk. Sepi. Yah, memang akhir-akhir ini jarang ada pesan masuk setelah seseorang mulai pergi meninggalkanku. Lost contact. Iya. Padahal tak ada sedikitpun niatku untuk memutuskan komunikasiku dengannya. Tapi karena dia yang memulai, mau tak mau aku pun mulai berjanji tak akan menghubunginya lagi.

Friday, 1 November 2013

Memeluk Bulan


         Liburan kenaikan kelas baru saja berlalu. Semua siswa SMA Harapan Nusa mulai memasuki kelas, kelas baru kami. Kami telah naik ke tingkat kelas yang lebih tinggi. Begitu juga aku. Aku naik ke kelas XI, dan yang paling membanggakan, aku masuk kelas XI IPA, kelas yang aku dambakan sejak aku kelas X dulu. Kedua orangtuaku bangga atas prestasi yang ku raih selama ini.

            Dengan langkah perlahan, aku mulai masuk kelas. Terlihat wajah–wajah baru yang berasal dari berbagai kelas X yang sebagian aku kenal, dan sebagian belum aku kenal. Aku duduk disamping Alyn, teman yang baru saja aku kenal ketika aku mengikuti ekstrakurikuler drumband.

Tuesday, 23 October 2012

My Short Stories : Aku yang Tersakiti

        Bel pulang sekolah berbunyi. Semua murid SMA 1 berlarian pulang. Aku merasa sedih. Hari ini, tepat tanggal 31 Mei adalah ulang tahunku yang ke-16. Tapi tak ada satupun teman-temanku yang mengucapkan selamat ulang tahun padaku. Padahal hal itu yang amat aku harapkan pada mereka, terutama Arta.
Mungkin ia tidak ingat kalau hari ini hari terspecial sweetheartnya. Dengan wajah yang lesu, aku langsug pulang tanpa berpamitan dengan teman-temanku dan Arta.
 
Daydreamer's Story Blogger Template by Ipietoon Blogger Template