Friday, 2 May 2014

Secret Admirer, Akhirnya Aku Menemukanmu



“Ketika kau merasakan Tuhan itu tidak adil, karena kau tak pernah mendapatkan kebahagiaan, lihatlah sekelilingmu, kau akan sadar betapa beruntungnya kamu daripada mereka. Yakinlah, Tuhan akan memberikan sekecil apapun itu kebahagiaan untukmu setelah kesedihan yang pernah kau alami”.
Seketika kata-kata ini mengingatkanku, betapa beruntungnya aku, betapa bahagianya aku hari ini. Hanya ucapan syukur yang tak henti-hentinya aku ucapkan. Rasanya baru kali ini kurasakan bahagia yang luar biasa, beda dari yang lain. Mungkin Tuhan hanya memberikan kebahagiaan yang luar biasa kepada sebagian orang yang tegar, dan kuat.
Ucapan terimakasihku kepada Tuhan tak henti-hentinya ku lontarkan, setelah aku memendam apa yang selama ini aku rasakan, menjadikan penantian rahasia yang entah kapan penantian itu sampai pada kenyataan yang membahagian, akhirnya penantian ini berakhir sudah. Pastinya membahagiakan.
Mungkin menjadi secret admirer sangatlah melelahkan, atau mungkin menyakitkan, bagiku tidak. Memang awalnya aku sedikit menyerah karena aku terlalu mengaguminya tanpa dia tahu kalau aku mengaguminya. Ingin rasanya ku ungkapkan rasa ini kepadanya, namun apa daya. Takdir seorang wanita hanyalah menunggu, iya menunggu. Kadang yang kita tunggu tak kunjung datang, kadang yang hadir bukan orang yang kita inginkan, ketika kita mulai membuka hati untuknya tak sadar luka pun menghampiri.
Mengingat kejadian masa lalu yang menyakitkan beberapa bulan lalu, dimana aku terlalu cepat memutuskan pilihanku dan akhirnya harus berakhir dengan menjadi musuh sejati, kini aku mulai sadar, cinta yang datang tiba-tiba akan berakhir dengan tiba-tiba pula. Dan ini akan menjadi pertama sekaligus terakhir kalinya aku mengalaminya. Selanjutnya ketika aku kembali ke masa lalu, kembali ke pelukan seorang ‘mantan’ yang menurutku ‘mantan terindah’, akhirnya pun harus kandas karena ia masih melakukan kesalahan yang sama. Sejak saat itupun aku mulai memegang prinsip “Yang sudah mantan sudah tak bisa kembali lagi, ‘kecuali’ masih ada kesempatan dan ia memberikan bukti bahwa ia tak melakukan kesalahan yang kedua kalinya. Karena kembali ke masa lalu hanya membuat lubang kesalahan dan luka yang semakin dalam”.
Kini luka yang dalam terbayarkan oleh kebahagiaan. Bagaimana tidak? Aku fikir hanya aku yang paling beruntung didunia ini. Hal yang akan menjadi sesuatu yang terindah sepanjang masa. Hal itu berawal ketika menjadi seorang secret admirer dan ternyata yang ku kagumi merasakan hal yang sama denganku.
Aku hanya bisa menangis, menangis bahagia. Feel speechless. Aku tak tahu apa yang harus ku katakan kepada dunia kecuali hanya berteriak “I’m happy God. Thanks for Your kindness!! Finally I’m be his and nobody could separate us!! I just wish that I wanna be happily ever after with him.”
Dia hadir disaat yang tepat, dimana aku masih merasakan luka mendalam yang pernah dilakukan oleh seseorang di masa lalu. Dia menjadi pengobat laraku yang telah lama aku cari. Dia menjadi sosok yang terindah di relungku. Kini penantian rahasiaku berubah menjadi pilihan hatiku. Kini yang aku kira aku dan dia hanya bersatu di dalam mimpi, sekarang menjadi suatu kenyataan.

0 comments:

Post a Comment

 
Daydreamer's Story Blogger Template by Ipietoon Blogger Template