Saturday, 4 April 2015

Surat Malam

Untukmu,
separuh hati pembahagia jiwa.

Ingatkah kau tentang hari ini? Ya, tepatnya satu tahun lalu? Tepat saat kau melumpuhkan segala masa lalu, membuat sakura milikku kembali kau semikan kembali, melelehkan hatiku yang begitu lemah seperti lilin. Ya, kau kini tepat jatuh dipelukku.


Malam itu, kau begitu inginku menghapus semua apa yang ku bendung. Air mata, cerita itu, hingga masa pahit. Kau inginku memulai kisah baru, dan ya! Kisah ini cukup indah, bahkan terlalu indah. Hei! Mengapa kau setega ini membuatku terlambat bahagia? Mengapa tidak dari awal kau menuangkan semuanya? Kau tega!

Semua berlalu begitu cepat. Satu tahun. Sadarkah kau? Bahagia ini terlalu memakan oleh waktu. Kehilangan waktu sedikitpun bersamamu membuat beningku kembali berderas ria. Ya, merasa merindukanmu.

Terimakasih untukmu. Aku menjadi utuh karenamu. Terimakasih akan waktu yang tak terasa kini terisi oleh kebahagiaan. Tak terasa tiada sendu yang kubendungt ketika bersamamu. Hanya saja, tetesan kerinduan yang selalu kau titipkan tak jarang kau beri sedikit penawar. Begitu sedih, sangat sedih. Harap hati jika lepas kau baca surat malamku ini, kau datang dan berikan aku sedikit obat kerinduan. Lepas kau nanti datang, segaris senyum oleh kita ‘kan terkembang, bahkan jatuhan setiap mata kita akan mengalir tenang.

Terimakasih. Tetaplah bertahan untukku, untuk kita, untuk semua apa yang telah kita buat bersama. Aku menunggumu pulang. Menunggumu datang kembali padaku. Relakan waktumu sejenak, lepas semua kesibukanmu, hanya untuk separuhmu. Aku.

Because tonight will be the night that I’ll fall for you,
Over again
Don’t make me change my mind
Or I won’t live to see another day,
I swear it’s true
Because a girl like you is impossible to find
Is impossible to find

Ya, lagu ini akan selalu ku putar, lagu yang pernah kau senandungkan untukku setahun lalu. Selalu. Selalu. Selalu. Sampai kau benar-benar datang dan menatapku sempurna, melanjutkan kembali kebahagiaan kita, satu tahun berikutnya.

I’ll always love you. Always.


Dariku,
separuhmu yang selalu menunggumu pulang.

0 comments:

Post a Comment

 
Daydreamer's Story Blogger Template by Ipietoon Blogger Template