Sudah hampir satu
jam, Hasna menunggu Deka. Sebal sekali jika ia harus menunggu sebegitu lamanya.
Sudah hampir beberapa lagu favoritnya ia dengarkan melalui iPod miliknya. Deka
pun tak kunjung datang.
Sembari menungu,
Hasna mengingat momen-momen indahnya bersama Deka. Wajah mereka mirip sekali,
semua orang bilang kalau wajah yang sama dengan pasangan sama dengan wajah jodoh.
Sesekali ia tersenyum geli. “Ah, semoga ini akan berlanjut terus sampai kita
benar-benar serius.”, pikirnya.
