“Yuki...!!!”
Aku bergegas menghampirinya. Aku rindu dengannya.
Sangat rindu. Sudah hampir setahun aku tak bertemu dengannya. Segera kupeluk
tubuh mungilnya. Bau harum tubuhnya meluluhkan hidungku. Ah, Yuki. Tiada kata
kini yang kuungkapkan kepadamu selain aku merindukanmu.
